Senin, 31 Desember 2012

Kak, hujan turun

Kak, hujan turun...
tidak deras...
hanya rintik rintik kecil

rasanya...
rasanya sejuk
mendamaikan perasaan
mendinginkan pikiran

Kak, rasanya...
rasanya air mata ini ingin menetes...
entah untuk alasan apa
untuk alasan yang mana
mungkin terlalu banyak alasan kenapa air mata ini ingin menetas

ini...
ini...
ini...
dan ini....

Kak, kapan kita bertemu....?
Banyak cerita yang ingin aku sampaikan....

Kak, kenapa lapang dada itu sulit sekali rasanya...?






Kak, rasanya seperti dihimpit sesuatu...
sesak....

Kak, aku kenal seseorang....
hampir 2,5 tahun ini kami berteman....
dia...
dia baik....
bahkan mungkin terlalu baik...

kami menjadi teman yang saling berbagi
berbagi makanan, berbagi carita
meskipun lebih banyak dia yang bercerita....
lebih banyak dia yang bertanya
lebih banyak dia yang memperhatikan, membantu
lebih banyak dia yang menepati janji
janji janji kecil

Kak, kapan kita bertemu...?
sebentar lagi terompet pergantian tahun akan berbunyi....
tahun 2013....

Kak, kapan kita bertemu...?
aku ingin belajar banyak hal dari mu....
belajar tentang menerima
belaja tentang sabar
belajar tentang berbakti
belajar untuk menjadi lebih baik

Kak, kita akan bertemu kan...?












bahkan kamu meminta berlebihan pada yang bukan siapa siapa diri mu
merasa memiliki akan sesuatu yang bukan milik mu
cemburu pada hal hal yang tidak seharusnya kamu cemburui

ah, perempuan...
selalu lebih dahulu mengedepankan perasaannya

padahal belum tentu apa yang dirasakan adalah nyata
padahal belum tentu gayung bersambut

padahal perasaan saya sekarang sedang tidak karuan...
benar kata Mba Errina kemarin...
skrup saya ada yang kendor...

bicara tak karuan
pikiran tak fokus
tulisan tak benar
kicauan menyakitkan orang

Rabu, 12 Desember 2012

Asam

coba lihat dinding yang retak
mudah sekali retakan itu hilang...
cukuplah dengan campuran semen, air, dan pasir...
sedikit polesan cat yang senada dengan sisi tembok lainnya,
maka ia akan terlihat kembali sempurna...
mudah..


coba tengok gigi yang karies
mudah saja ia disembuhkan
cukuplah pergi ke dokter gigi
mereka akan memberikan terapi yang tepat
cukup ditambal atau diberi treatment lainnya...
tidak semudah memperbaiki tembok tadi
tapi, setelah 2 - 3 kali  emndatangi dokter tersebut
gigi tersebut akan pulih seperti sedia kala
dapat difungsikan seperti sebelumnya.
Malah mungkin lebih baik lagi. ^^

tapi, coba tengok jika hati ini yang rusak
berkarat atau pecah menjadi kepingan kepingan kecil

tidak mudah untuk memfungsikannya seperti sedia kala
pastilah masih akan terlihat luka luka kecil itu
mungkin jadi hati itu akan kembali luka jika ada yang tidak sengaja menyiramkan asam di hati...

meskipun sedikit...
tapi asam tetaplah asam
yang akan membuat perih setiap luka









Selasa, 11 Desember 2012

Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin

perubahan....
setiap yang bergerak pasti akan berubah....
secara jelas maupun perlahan, dalam diam...
seolah sama....
seolah semua berjalan seperti biasa...

ah, seandainya....
setiap tahun matahari selalu bersinar cerah...
menghangatkan seluruh sisi bumi...

tapi, manakah mungkin itu terjadi....
Allah Maha Adil...
Dia menciptakan semesta ini dengan keseimbangan...
ada matahari yang bersinar cerah
pastilah Allah juga menciptakan rintik hujan

rintik hujan...
Air....
jika hangatnya sinar mentari mampu menghangatkan hati setiap insan
maka sejuknya rintik hujan mampu meluruhkan keangkuhan manusia..

merasakannya jatuh,
membasahi kulit...
mencium aroma tanah yang basah..
membiarkan tubuh ini disapa angin dingin....

seperti daun yang jatuh tidak pernah membenci angin....
menerima semua dengan lapang...
menerima setiap perubahan yang ada....
mengikuti apa yang sudah Allah tetapkan baginya...